Yayasan FKAAI

Yayasan FKAAI Jalin Silaturahim dan Diskusi Kebangsaan dengan Kyai Syarif Rahmat di Ponpes Ummul Quro

Tangerang Selatan, 13 Mei 2026 – Yayasan FKAAI melaksanakan kegiatan silaturahim pada hari Selasa, 13 Mei 2026, ke kediaman KH. Dr. Syarif Rahmat RA, SQ, MA di Pondok Pesantren Ummul Quro, Pondok Cabe, mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Yayasan FKAAI yang hadir antara lain; Ustadz Nasir Abas (Pembina Yayasan FKAAI), Darmuzi@Jibriel, Sukanto dan Abdul Rohim Sidik. Kedatangan rombongan FKAAI turut didampingi oleh pengurus Banser Pusat, Bapak Jayadi, dan disambut hangat oleh Kyai Syarif Rahmat beserta jajaran pesantren. Pada kesempatan tersebut, perwakilan Yayasan FKAAI menyampaikan maksud dan tujuan silaturahim sekaligus memaparkan profil yayasan yang berlandaskan prinsip Akhlakulkarimah dalam menjalankan program pembinaan, pendampingan, serta penguatan moderasi di tengah masyarakat. Salah satu pembahasan penting dalam pertemuan ini adalah terkait penanganan kasus Al Zaytun yang saat ini sedang diadvokasi oleh FKAAI. Dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa upaya advokasi terhadap mantan jaringan NII dan persoalan yang berkaitan dengan Al Zaytun saat ini dinilai belum mendapatkan respon maksimal dari pihak Pemerintah. Kyai Syarif Rahmat yang dikenal memahami dinamika pergerakan Islam, khususnya sejarah dan perkembangan Darul Islam, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap keberadaan Yayasan FKAAI beserta program-program pembinaannya. Beliau juga memberikan dorongan agar FKAAI terus istiqamah menjalankan program-program sosial dan pembinaan dengan tetap hadir langsung di tengah masyarakat, meskipun saat ini belum memperoleh dukungan yang sempurna. Terkait persoalan Al Zaytun, Kyai Syarif Rahmat menyampaikan kesediaannya untuk membantu mencarikan tokoh-tokoh yang dapat membersamai perjuangan FKAAI dalam membantu advokasi dan pembinaan mantan anggota NII. Dalam suasana penuh keakraban, pihak FKAAI juga meminta kesediaan Kyai Syarif Rahmat untuk suatu waktu mengisi kajian bulanan yayasan. Permintaan tersebut disambut baik oleh beliau, bahkan membuka peluang agar kegiatan kajian dapat dilaksanakan langsung di lingkungan pesantren. Silaturahim ini diakhiri dengan komitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi ke depan. Kyai Syarif Rahmat menyampaikan keterbukaannya untuk menerima dan berdiskusi bersama FKAAI kapan saja demi kepentingan pembinaan umat, penguatan persatuan, dan penyebaran nilai-nilai Akhlakulkarimah di tengah masyarakat.

Audiensi Yayasan FKAAI ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Pusat

Jakarta, 13 Mei 2026 – Pada hari Selasa, 12 Mei 2026 pukul 10.00 s.d. 11.30 WIB, perwakilan Yayasan FKAAI melaksanakan kegiatan audiensi ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Pusat. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan semangat kolaborasi dalam pembinaan masyarakat. Perwakilan Yayasan FKAAI yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Ustadz Nasir Abas (Pembina Yayasan FKAAI), Giri Pratomo dan Abdul Rohim Sidik. Kehadiran pengurus Yayasan FKAAI disambut langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Jakarta Pusat, Bapak Bambang Maryanto, yang didampingi Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa (Kasi BKD) Ibu Nuraini, S.E., M.M., serta Bapak Latif dari BKD. Dalam kesempatan tersebut, Yayasan FKAAI memaparkan profil yayasan yang berlandaskan prinsip Akhlakulkarimah (Perilaku yang Baik) dalam membina anggota yayasan yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk eks kelompok radikalisme dan mantan narapidana terorisme. Yayasan FKAAI juga menyampaikan bahwa salah satu metode pembinaan yang dilakukan adalah dengan melibatkan anggota dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Kepala Bapas Kelas I Jakarta Pusat turut memperlihatkan sejumlah kegiatan pembinaan yang sedang berjalan di lingkungan Bapas, di antaranya kegiatan marawis yang diikuti para klien Bapas serta program penanaman sayur hidroponik sebagai bagian dari pembinaan kemandirian klien. Dalam audiensi tersebut, Kepala Bapas menyambut baik tawaran kerja sama dari Yayasan FKAAI dan menyatakan kesiapan pihak Bapas untuk menyediakan fasilitas dalam berbagai kegiatan pembinaan. Ke depan, kegiatan penyuluhan Bapas di lingkungan masyarakat seperti di tingkat RW/RT maupun sekolah direncanakan akan melibatkan Yayasan FKAAI dalam pelaksanaannya. Selain itu, program Orientasi Klien Baru (OKB) bagi klien yang baru bebas dari masa pidana juga direncanakan akan melibatkan Yayasan FKAAI sebagai mitra dalam pemberian materi penyuluhan dan pendampingan. Di bidang pembinaan kemandirian, Bapas Kelas I Jakarta Pusat juga membuka peluang pelaksanaan pelatihan keterampilan seperti pelatihan AC, barista, dan bekam bagi para klien Bapas. Yayasan FKAAI menyatakan kesiapan untuk menugaskan narasumber dan pendamping dalam berbagai kegiatan penyuluhan maupun pelatihan tersebut. Sebagai tindak lanjut, pihak Bapas akan menyusun surat kerja sama dan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan perwakilan Yayasan FKAAI. Komunikasi awal juga telah terjalin dengan tersimpannya nomor kontak petugas Bapas oleh saudara Sidik. Melalui audiensi ini diharapkan terjalin sinergi yang positif antara Yayasan FKAAI dan Bapas Kelas I Jakarta Pusat dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berlandaskan nilai-nilai Akhlakulkarimah demi mendukung reintegrasi sosial para klien pemasyarakatan.