Yayasan FKAAI

Jakarta Selatan, Senin 25 Mei 2026 – Dalam rangka memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DKI Jakarta, Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bina Kamtibmas Tahun 2026 dengan mengangkat tema “Program Jaga Jakarta Mendukung Pemerintah yang Responsif demi Membangun Kepercayaan Publik di Tahun 2026.”

Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin, 25 Mei 2026 mulai pukul 07.00 WIB sampai selesai, bertempat di Hotel Grand Kemang. Acara dihadiri oleh berbagai unsur organisasi kemasyarakatan, perwakilan partai politik, tokoh masyarakat, serta elemen strategis lainnya dari wilayah DKI Jakarta.

Yayasan FKAAI turut hadir dalam kegiatan tersebut melalui perwakilan Giri Pratomo, Sholahuddin, Abdul Rohim Sidik, dan Abdul Muiz sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat kolaborasi kebangsaan serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Jakarta.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh AKBP Danu Wiyata, SPd., MM yang mewakili Direktur Intelkam Polda Metro Jaya. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Program Jaga Jakarta merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat guna menjaga stabilitas wilayah, memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah, serta mendukung terciptanya Jakarta yang aman dan kondusif.

Beliau juga menegaskan pentingnya keterlibatan aktif organisasi masyarakat dan seluruh unsur sosial dalam menjaga stabilitas daerah, terlebih di tengah dinamika sosial yang terus berkembang dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, terbuka, dan responsif.

Pada sesi pemaparan materi, narasumber pertama disampaikan oleh Wibi Andrino, SH., MH. Dalam paparannya beliau menyampaikan pentingnya membangun kolaborasi yang sehat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat sebagai fondasi utama membangun kepercayaan publik. Menurut beliau, keberhasilan pembangunan Jakarta sangat ditentukan oleh terciptanya rasa aman, keterbukaan komunikasi, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Materi berikutnya disampaikan oleh Handoko Murhestriarso, S.K.M., M.E. Yang hadir mewakili Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta. Dalam paparannya disampaikan bahwa penguatan kewaspadaan daerah perlu dibangun melalui sinergi lintas sektor, penguatan komunikasi sosial, deteksi dini terhadap potensi konflik, serta menjaga kebersamaan antar elemen masyarakat di tengah keberagaman Jakarta.

Sepanjang kegiatan, peserta tampak aktif mengikuti materi dan berdiskusi. Kehadiran unsur ormas, tokoh masyarakat, dan partai politik menunjukkan pentingnya ruang komunikasi bersama untuk memperkuat persatuan dan menjaga Jakarta tetap aman, damai, serta kondusif.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya berharap Program Jaga Jakarta dapat semakin memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah melalui pelayanan yang responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *