Yayasan FKAAI

✒️ Sofyan Tsauri

Namanya Harqus ibn Zuhair al-Saadi, atau Dhul-Khuwaysirah al-Tamimi, namanya sering di sebut oleh nabi dalam banyak riwayat secara mutawatir, entah kutukan atau apa, hingga Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan dalam hadits yang di riwayatkan Bukhari no. 3344 dan 7432 di dalam bab Manaqib,  Muslim no. 1064 dalam bab Zakat dengan redaksi

إِنَّهُ يَخْرُجُ مِنْ ضِئْضِىءِ هذَا قَوْمٌ يَتْلُوْنَ كِتَابَ اللهِ رَبْطًا، لاَ يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُوْنَ مِنَ الدِّيْنِ

Bahwasanya dia dari keturunannya akan keluar suatu Qaum membaca Al-Qur’an secara teratur dst…

Karena nubuwat ini, pertanyaannya adalah apakah dari keturunan dari orang ini, atau asal daerah Najd ini yang akan bermunculan generasi seperti dia yang akan terus menjadi bala bagi umat ?, akan tetapi saya setuju dengan ungkapan Abu Darda Ra yang masyhur,

إن الأرض لا تقدس أحدا ، وإنما يُقدِّسُ الإنسانَ عملُهُ

“Sesungguhnya suatu negeri (yang suci) tidak membuat penduduknya menjadi suci, namun yang membuat penduduknya menjadi suci adalah amalan mereka sendiri.”

Maka, dengan pola pikir yang sama pula, bukan berarti penduduk yang ada di Nejed semuanya tercela dan semuanya pembuat fitnah, tentu tidak ya ikhwah 🙏🇮🇩

Kisah Dhul-Khuwaysarah al-Tamimi Dari Najd bermula dari pembagian ghonimah di Ji’ronah setelah perang Hunain, jarak Ji`ronah dengan Mekkah menurut pengukuran aplikasi peta telepon seluler sekitar 28 kilometer, biasanya penduduk Makkah melakukan Miqat di Masjid Ji’ronah karena kawasan ini merupakan batas tanah Haram, kisah Dhul-Khuwaysirah al-Tamimi An-Najd terdapat dalam riwayat Bukhari (3610), Shahih Muslim (1064) dari Abu Said Al-Khudri.

Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqolani mengatakan

 و هذا الرجل هو ذو الخويصرة التميمي انتهى

Dan dia lelaki Dhul-Khuwaysirah al-Tamimi, selesai

Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ nya dengan kalimat

هذا الرجل قد نص القرآن أنه من المنافقين بقوله : ( وَمِنْهُمْ مَنْ يَلْمِزُكَ فِي الصَّدَقَاتِ ) أي يعيبك ويطعن عليك

Lelaki ini yang disebutkan dalam nash Al-Qur’an bahwasanya dia laki-laki munafik dan Allah Ta’ala berfirman ( Dan di antara mereka ada orang yang mencelamu tentang (distribusi) zakat; jika mereka diberi sebahagian dari padanya, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi sebahagian dari padanya, dengan serta merta mereka menjadi marah) 

Berkata Al-Qori berkata di dalam Mirqotul Mafatih Jilid 9/3796)

ذُو الْخُوَيْصِرَةِ رَجُلٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ ، نَزَلَ فِيهِ قَوْلُهُ تَعَالَى: ( وَمِنْهُمْ مَنْ يَلْمِزُكَ فِي الصَّدَقَاتِ ) ، فَهُوَ مِنَ الْمُنَافِقِينَ ” انتهى مختصرا من “مرقاة المفاتيح” (9/ 3796) .

Dhul-Khuwaysirah adalah lelaki dari Bani Tamim (Najd) dengan nya turun firman Allah Ta’ala_Dan di antara mereka ada orang yang mencelamu tentang (distribusi) zakat maka dia di antara orang munafik

Menurut riwayat yang shahih Harqush ibn Zuhair termasuk di antara yang mengepung rumah Usman, disebutkan oleh Al-Thobari (4/348-349) dan kita akan bahas di Bagian lain insya Allah

: أن حرقوص بن زهير كان من ضمن من خرج على عثمان رضي الله

Bahwa Harqus bin Zuhair termasuk di antara orang-orang yang memberontak terhadap Utsman, semoga Allah meridhoinya.

(Bersambung ke bagian 5 Insya Allah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *