Yayasan FKAAI

​Surabaya – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan Yayasan FKAAI DPW Jawa Timur bersama Keluarga Besar Wiritan Jawa Timur. Pada Ahad, 12 April 2026, mereka menggelar acara Halalbihalal yang menjadi jembatan silaturahmi bagi para mantan narapidana terorisme (napiter), mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI), hingga simpatisan.

​Lebih dari sekadar pertemuan rutin pasca-Lebaran, momen ini menjadi momentum penting untuk merekatkan kembali tali ukhuwwah islamiyyah. Di balik jabat tangan yang erat, terselip pesan kuat mengenai penegasan ulang komitmen kebangsaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

​Acara ini pun mendapat apresiasi positif dari berbagai instansi terkait. Turut hadir tamu undangan khusus dari tim SATGASWIL Jawa Timur Densus 88 AT Polri, KOREM, BNPT, hingga Polrestabes, yang menunjukkan dukungan nyata terhadap proses reintegrasi sosial ini.

​Refleksi Diri dan Kedamaian Melalui Nasyid

​Sesi inti kegiatan diisi oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah, Dr. (c). Muhammad Arifin, S.Ag., M.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh anggota yang hadir untuk menjadikan momen ini sebagai ajang renungan dan refleksi diri. Kedalaman materi yang disampaikan membawa suasana haru sekaligus optimisme bagi para peserta untuk terus melangkah ke arah yang lebih baik.

​Kehangatan acara semakin terasa saat senandung nasyid yang syahdu menggema di ruangan. Penampilan tersebut dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Musa (Mojokerto) dan Bisyir (Gresik). Keduanya merupakan eks napiter JI dan Alumni Moro, di mana Bisyir kini juga mengemban amanah sebagai Ketua FKAAI Gresik. Melalui nada, mereka menyampaikan pesan damai yang menyentuh hati.

​Melawan Stigma dengan Bakti Nyata

​Meski stigma negatif masih kerap mengintai di tengah masyarakat, semangat persatuan yang ditunjukkan oleh para anggota FKAAI menjadi bukti nyata perubahan mereka. Komitmen untuk kembali ke pangkuan NKRI tidak hanya diucapkan di bibir, tetapi diwujudkan melalui tekad untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

​Melalui kegiatan seperti ini, Yayasan FKAAI membuktikan bahwa transformasi diri adalah perjalanan yang mungkin dilakukan, selama ada kemauan kuat dan dukungan dari seluruh lapisan bangsa.

Editor: Erni Kurniati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *